Wednesday, May 28, 2014

terkunci

Apa yang terjadi denganku? Itulah yang aku pikirkan sekarang yang sedang terlentang di kamar tidurku. Aku mengangkat tubuhku. Keluar dari kamar dan menuju kamar mandi.
....kira - kira sudah berapa lama aku telah berubah, yang dulunya selalu bangun pagi dengan segar bugar seperti yang ingin menuju sekolah, sekarang hanyalah lesu menjalani kehidupan.
Aku menghela napas dan setelah mencuci muka aku berjalan ke ruang tamu. Aku duduk, mengambil remite yang berada di kursi dan menyalakan televisi. Di samping kanan televisi itu terdapat jendela.
"Sudah lama ya..." ucapku saat melihat jendela tersebut, kemudian kembali menonton televisi. Saat menonton televisi, aku ingat suatu hal, saat kecil aku sering bermain bersama teman - temanku dengan senang, tanpa memikirkan apapun. Sekarang? Aku tidak pernah bermain dengan "teman" lagi sekarang.
Ketika televisi menampilkan film tentang pertemanan. Aku langsung mematikan televisi. Soalnya kalau lihat itu bisa - bisa aku jadi ingin membunuh. Toh udah dilakukan sih.
Sebelum aku ingin kembali ke kamarku aku melihat pintu. Pintu yang dibelakangnya terdapat terlas yang ada satu pasang sendal. Aku segera ke pintu itu.
Membukanya.
Tidak terbuka.
Pintu itu tidak terbuka. Aku sudah tahu, aku sudah tahu kenapa pintu itu sudah tidak bisa terbuka. Karena aku sudah membuang kunci itu je suatu tempat.
Disini, di tempat ini aku terus diam. Agar seseorang yang diluar membukakan pintu untukku. Sebelum aku menjadi...


No comments:

Post a Comment